Kemenkominfo Klaim Google 'Search' Bebas dari Konten Porno

Kemenkominfo Klaim Google 'Search' Bebas dari Konten Porno - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengklaim pemblokiran terhadap konten pornografi di search engine sudah dilakukan oleh semua penyedia layanan internet (ISP).


Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Semuel Abrijani Pangerapan ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (7/8). "Sudah [dilakukan pemblokiran konten pornografi oleh semua ISP]," katanya lewat sambungan telepon.

Pekan lalu, Semuel menyuruh 15 ISP dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk menutup gambar pornografi yang terdapat di mesin pencari. Pemblokiran dilaksanakan dengan merealisasikan safe mode di seluruh search engine ISP.

Semuel sempat menyinggung bahwa pemblokiran konten pornografi menurutkeyword rumit guna dilakukan. Pasalnya, semua pengunggah terus memperbarui keyword untuk konten pornografi. Seringkali konten pornografi hadir tanpa keyword eksplisit.

Oleh karena itu, ia menuliskan pemblokiran dilaksanakan melalui sistem nama domain (domain name system) dan konsentrasi untuk menutup gambar yang dikategorikan sebagai pornografi cocok dengan UU 44 Tahun 2008 mengenai pornografi.

"Masyarakat dapat melaporkan ke aduankonten.id bila masih mengejar gambar pornografi pada saat mengerjakan pencarian," ujarnya.

Berdasarkan monitoring CNNIndonesia.com, gambar-gambar yang dikategorikan sebagai pornografi dalam UU memang telah tak hadir di search engine Google ketika dilaksanakan pencarian terhadap sejumlah kata kunci berhubungan pornografi andai diakses memakai jaringan seluler. Namun, hasil penelusuran konten pornografi masih hadir saat memakai koneksi WiFi.

Sebelumnya, pemakai internet di Indonesia masih dapat mengakses gambar-gambar porno di mesin pencari andai tidak menggiatkan fitur safe mode yang disediakan oleh Google pada unsur setting.

Oleh karena itu, Kemenkominfo menyuruh ISP untuk menggiatkan fitur safe mode supaya pemakai tetap tidak bisa mengakses pornografi sekalipun mereka tidak menggiatkan fitur tersebut.

Pemblokiran ini diutamakan untuk gambar yang hadir di mesin pencarian. Sebab, walau situs telah diblokir, gambar-gambar dari situs tersebut masih dapat dibuka saat pemakai melihatnya di tab image saat membuka laman penelusuran Google.

Sekian artikel saya tentang Kemenkominfo Klaim Google 'Search' Bebas dari Konten Porno semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kemenkominfo Klaim Google 'Search' Bebas dari Konten Porno"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel